5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang A. Lange & Söhne Saxonia

Ditulis oleh

Ini bukanlah sekadar dress watch dari Lange.

Dalam semesta A. Lange & Söhne yang didominasi koleksi superstar, Saxonia, sudah bisa membuat koleksi intinya luput dari perhatian. Dan bukan tanpa alasan. Jam tangan Saxonia dikukuhkan dengan estetika yang kuat; bentuk yang menunjukkan dress watch murni bagi para pria dalam versi yang paling keren dan berkelas. Berikut adalah lima poin penting untuk memahami koleksi yang bersahaja ini.

Merupakan bagian dari kuartet orisinil.

Saat A. Lange & Söhne diluncurkan ulang pada tahun 1994 oleh mendiang Walter Lange, cucu buyut dari pendiri Ferdinand Adolph Lange, Saxonia merupakan satu dari empat koleksi yang ditampilkan (yang akhirnya semua laris terjual), termasuk Lange 1, Tourbillon ‘Pour le Mérite’, dan Arkade, yang setelahnya tidak diproduksi lagi.

 

Memiliki estetika yang paling sederhana.

Dari segi fitur, Anda akan mengenali case bundar klasiknya, dial yang minimalis dan hampir selalu simetris sempurna, jarum penunjuk (hand) dari dauphine yang ramping elegan, serta penanda waktu berbentuk tongkat baton. Sengaja didesain sederhana agar fitur lainnya tak kalah bersinar. Bahkan ‘fitur-fitur lain’ ini menjadi menonjol setelahnya–tampilan yang sangat ramping, coating spesial pada dial, dan tampilan kalender yang begitu akurat.

 

Telah mengalami evolusi.

Tahun demi tahun berlalu, Saxonia telah mencetak dua perubahan besar. Pertama pada jarum penunjuk, yang pada model inti didesain begitu sederhana agar tampil serasi dengan dial-nya, dan case yang didaulat paling tipis dalam seluruh koleksi Lange. Sementara itu, koleksi Saxonia juga menjadi batu loncatan bagi kreasi-kreasi paling inovatif brand ini, seperti terobosan Datograph dengan seluruh perubahan susunannya, begitu juga pada Triple Split (di atas), model yang menjadi bintang di tahun ini.

 

Merupakan koleksi teramping dalam brand ini.

Meluncur perdana pada 2011, Saxonia Thin diposisikan sebagai produk entry-level Lange dengan dua jarum penunjuk saja. Dalam perwujudan terbarunya (di atas) bekerja dengan hand-wound movement yang sama (Calibre L093.1, dengan ketipisan 2,9mm) namun dengan case emas putih yang membingkai dial dari batu permata aventurine, yang menampilkan langit malam berbintang.

 

Keseimbangan adalah yang terpenting.

“Elemen desain seperti tata letak dial yang simetris, jarum penunjuk yang spesifik, dan penanda waktu berbentuk tongkat baton, hanya dimiliki oleh keluarga Saxonia,” ujar Tino Bobe, direktur produksi Lange.
Lihat saja Saxonia Outsize Date terbaru, yang seolah menghidupkan kembali koleksi perdana tahun 1994. Model terkininya terkenal menampilkan display tanggal, yang diseimbangkan dengan tambahan satu sub-dial detik, yang sekali lagi menonjolkan Lange terhadap estetika yang seimbang. Terdapat dua versi dari koleksi yang keduanya mempunyai dial hitam: satu dalam white gold, dan lainnya dalam pink gold (di atas), yang membawa kesan seperti seorang bos penuh wibawa.