Wawancara dengan Alvin Soon, Presiden Breitling Greater China dan Southeast Asia

Ditulis oleh

"Dunia telah berubah sekarang. Dalam lima tahun ke depan, pasar produk-produk luxury akan didominasi oleh millennials."

Dalam acara peluncuran Breitling Navitimer 8, Alvin Soon berbicara langsung kepada CROWN tentang arah perubahan baru Breitling dan inspirasi di balik rancangan koleksi Navitimer 8.

 

Desain Navitimer 8 terlihat sebagai sebuah tribut terhadap sejarah Breitling dan sekaligus memamerkan visi untuk masa depan Breitling. Apa sebenarnya inspirasi desain di balik Navitimer 8?

Desain Navitimer 8 diambil dari rancangan klasik. Koleksi ini sangat menarik. Seperti yang Anda bisa lihat, ia sebenarnya tidak jauh berbeda dari Navitimer 1. Mengapa? Karena desainnya terinspirasi dari jam yang kami rancang untuk kokpit sejak 1932. Kami memiliki departemen bernama Huit Aviation Department, di mana ‘huit’ berarti ‘delapan’. Dari situlah namanya diambil. Ia seperti pre-sequel dari Navitimer 1.

Salah satu desain dalam koleksi Navitimer 8 adalah Chronograph, yang dibuat untuk pelanggan yang memperhatikan harga. Apa pendorong utama di balik keputusan untuk memposisikan brand sebagai brand luxury yang masih bisa dijangkau?

Navitimer 8 Chronograph dibuat untuk para millennials. Dunia telah berubah sekarang. Dalam lima tahun ke depan, pasar produk-produk luxury akan didominasi oleh millennials. Artinya, suatu hari nanti para konsumen akan datang dan mulai membeli produk dengan harga paling terjangkau oleh mereka. Desain jam ini pun tidak membosankan. Kami menyesuaikannya dengan selera millennials karena mereka menginginkan sesuatu yang edgy.

Sejak kedatangan Georges Kern tahun lalu, Breitling telah merilis serangkaian produk baru, melakukan rebrand nama jam tangan Anda, dan bahkan menunjuk beberapa manajer baru. Sangat menarik untuk melihat manuver ini. Bagaimana Anda melihat perkembangannya sejauh ini?

Georges Kern membawa perubahan signifikan bagi kami. Sejak kehadirannya tahun lalu, Breitling telah meluncurkan beberapa inovasi dan juga mengangkat pemimpin-pemimpin baru – seperti Tim Sayler (mantan Global Marketing dari Audemars Piguet) yang menjabat sebagai CMO, Guy Bove (mantan desainer IWC dan Chopard) dalam lini desain, dan Chief Sales Director yang dulu bekerja di BCG dan Jaeger-LeCoultre. Dengan adanya sosok-sosok ini, Breitling kini memiliki keunggulan yang sangat kuat, karena kami tidak hanya mendapat arahan dari satu orang, melainkan tiga orang sekaligus, yang memiliki kapabilitas dan pengalaman panjang dalam industri ini.

Nantikan edisi perdana CROWN Indonesia di bulan September ini untuk menyimak wawancara lengkapnya.

Diterbitkan di Breitling Articles