Santos de Cartier: Si Ikon Klasik Rasa Modern

Ditulis oleh

Cartier menghidupkan kembali jam tangan klasik secara modern.

Dibuat pada tahun 1904 oleh Louis Cartier untuk teman baiknya sekaligus pilot terkenal Santos Dumont, Santos de Cartier ini tetap menjadi salah satu jam paling ikonis dari Parisian Maison tersebut. Dipercaya sebagai salah satu dari jam tangan pertama yang masuk ke pasar, popularitas Santos memuncak pada akhir tahun 1970-an saat modelnya dihidupkan lagi menjadi sporty, yang akhirnya dikenal dengan jumlah sekrup banyak pada bezel dan bracelet.

Tahun demi tahun, Santos tetaplah menjadi yang utama di dalam semesta Cartier, dan telah mengalami serangkaian pembaruan dan perubahan bentuk (termasuk Santos 100 yang besar dan modern) hingga tahun 2016, saat ia berhenti diproduksi.

Tapi tak sampai dua tahun kemudian, jam ini kembali sebagai upaya Cartier dalam menghidupkan jam klasik ikonis ini menjadi koleksi baru yang terdiri dari baja serta kombinasi baja dengan logam berharga, dalam dua ukuran (medium dan besar), dan bahkan versi skeleton dalam rose gold atau stainless steel (tapi itu untuk lain waktu).

Santos de Cartier yang baru mengombinasikan sifat unggulan khas jam orisinalnya dengan fitur baru yang walau pada pandangan pertama tampak minim, tapi nyatanya memberikan dampak besar. 

Pertama, case dibentuk ulang, dengan lebih banyak lengkungan pada setiap sisi dari bezel, membuatnya tampak ‘menyentuh’ bracelet. Bezel-nya kini mengikuti garis case, namun tetap dalam balutan polished finish yang terlihat kontras dengan bagian jam lainnya. Secara keseluruhan, tampilan case tampak tidak seagresif pendahulunya berkat garis-garis lengkung dan sisi-sisi sudut yang menawarkan rasa modern nan mewah.

Sedangkan pada bagian dial, koleksi baru ini tetap mempertahankan vibe klasik melalui flat dial yang tampak lebih sporty berkelir putih keperakan dipadu dengan angka numerik Roman berwarna hitam, bukan menggunakan pola guilloché. Cetakan angka yang lebih tipis memberi sentuhan elegan dan menambah kesan modern.

Saat dipakai di pergelangan tangan Anda, Santos baru ini cukup unik dengan ketebalan 8,83mm (model medium) atau 9,08mm (model besar), walau memang tidak menjadi jam yang ultra tipis, tapi tetap nyaman dikenakan dengan kemeja tangan panjang bermanset. Di dalam jam tangan terdapat mesin Calibre 1847 MC yang pernah digunakan sebelumnya pada Clé de Cartier tahun 2015. Meski mesin tersebut masuk kategori entry-level, namun mesin in-house automatic movement yang memiliki power reserve 42 jam ini bekerja dengan baik.

Fitur baru yang paling menarik dari jam tangan ini adalah QuickSwitch, yang memungkinkan para penggunanya untuk berganti strap atau bracelet hanya dengan menekannya. Tidak hanya itu, bracelet Santos baru ini juga memiliki sistem SmartLink yang membuat penggunanya bisa menambahkan atau mengurangi rantai tanpa bantuan suatu alat.

Dari semua tujuan dan kegunaannya, Santos yang diperbaharui ini sukses menjadi yang ditunggu-tunggu. Dua ukuran yang ditawarkannya juga menjadi pilihan terjangkau bagi pria maupun wanita, sebuah manuver yang akan menguntungkan Cartier untuk bisa melebarkan jangkauannya kepada para pembeli potensial. Secara kualitas, gaya dan fitur, Santos yang sudah seperti legenda ini tidak pernah gagal.

 

Case                     35.1mm x 41.9mm (medium), 39.8mm x 47.5mm (besar) stainless steel 

Dial                      Silver

Movement          Calibre 1847 MC

Bracelet/Strap   Sistem QuickSwitch dan SmartLinks untuk bracelet stainless steel dan tambahan strap kulit dengan folding buckle yang bisa disesuaikan

Fungsi                 Jam, menit, tanggal (hanya untuk model besar)

Power Reserve  42 jam

Harga                  Mulai dari IDR 40 juta

Diterbitkan di Cartier Articles