5 Chronograph Ultra Maskulin Favorit Kami

Ditulis oleh

Untuk acara di mana Anda ingin menampilkan sisi Johnny Bravo Anda.

FORTIS CLASSIC COSMONAUTS CHRONOGRAPH CERAMIC P.M Ref 401.26.11


Seperti yang namanya artikan, jam ini adalah sinonim dari eksplorasi luar angkasa, dengan bermitra bersama agensi luar angkasa Rusia, ROSCOSMOS, sejak tahun 1994. Sekarang jika semua hal berteriak tentang maskulinitas, itu adalah Rusia. (Putin, Berburu, Bertelanjang Dada, Ehm.) Jadi bila itu tampak bagus bagi mereka, Anda bisa meyakininya bahwa itu tepat. Digunakan dalam lebih dari 50 misi luar angkasa, jam Fortis juga sudah menghabiskan banyak waktunya di gravitasi nol dibanding timepiece lainnya.

Tahun ini terdapat fitur baru, termasuk case 42 mm dua warna dengan bezel keramik, case belakang kaca, dan fully screwed pushers yang dimaksudkan untuk membentengi ketahanan jam terhadap air, sekaligus menghindari kerusakan pada chronograph. Mungkin bukan yang paling sesuai tapi kecuali Anda akan menggunakan chronograph tiap jam, maka tidak akan jadi masalah.

FRANCK MULLER CAMOUFLAGE Ref. V 45 CC DT CAMO TT

Didesain untuk sebuah “tampilan bijaksana namun distingtif” sambil sang pengguna mengeksplorasi alam yang luas, koleksi Camouflage, menurut kami, tampak lebih seperti distingtif daripada tampak bijaksana dan itu tidak sepenuhnya buruk. Pastinya, tak ada satu pun yang menujukan jam Franck Muller menjadi discreet (ada yang ingin triaxial tourbillon?) dan kami bahkan belum membicarakan tentang item mewah yang diimbuhi berlian atau model ikonis Crazy Hours.

Tapi kembali ke koleksi Camouflage. Tampilan kasar menarik miliknya datang dalam bentuk cetakan camo yang tersebar pada dial dan sub-dial dalam pilihan warna hijau, biru, abu, atau coklat. Strap karetnya – yang dilapisi baik nylon ataupun kulit – terintegrasi secara halus dengan trademark case dan pushers Cintrée Curvex di tiap sisinya dengan mahkota yang diaktivasi fungsi chronograph. Tersedia juga dengan tourbillon atau dalam versi reguler.

OMEGA SPEEDMASTER “CK2998” LIMITED EDITION


Sulit untuk membahas tentang chronograph maskulin tanpa melibatkan Omega Speedmaster. James Bond pernah memakainya, begitu juga Gerard Butler dalam The Bounty Hunter. Dan bila keduanya bukan menyimbolkan ‘macho’, kami tidak tahu lagi apa yang lebih tepat.

Diperkenalkan pada tahun 1957, “Speedy”, dan yang membuatnya terkenal kini, adalah deretan chronograph sang brand yang diasosiasikan dengan perjalanan ke luar angkasa dan pendaratan di bulan. Omega Speedmaster CK2998, khususnya, adalah chronograph klasik dan salah satu Speedmaster vintage dari sang brand yang paling in-demand. Versi baru koleksi terbatas mengambil inspirasi dari wujud orisinalnya, diluncurkan pada tahun 1959, mempertahankan signature bezel hitam dan hands Alpha. Di dalamnya, sang brand sedang diperkuat oleh Omige Calibre 1861 tersohor yang bangkit menuju popularitas untuk pertama kalinya sebagai “Moonwatch” yang ada pertama kalinya. Terbatas hingga 2.998 unit.

ZENITH HERITAGE PILOT CAFÉ RACER Ref. 11.2430.4069/21.C773

Dinamai setelah pergerakan para pengendara motor ‘Café Racer’ pada tahun 1920 di Inggris, jam ini menyamai cara antik fast and furious para pengendara yang memodifikasi mesin mereka untuk bisa dikendarai dari kafe ke kafe sepanjang jalur motor. Karena kecepatan dan efisiensi adalah kebutuhan utama, para pengendara akan melucuti motor mereka dari hal-hal yang tidak diperlukan, menghasilkan tampilan yang rough dan minimalis.

Dengan DNA yang sama, Heritage Pilot Café Racer hadir dalam case besi tua tanpa frills dengan tanda penunjuk angka berukuran besar yang bercahaya, dan mahkota screw-lock berlekuk untuk tampilan yang benar-benar vintage. Yang menguatkan jam adalah chronograph column-wheel El Primero otomatis yang melebihi 36.000 vph dan hidup lebih dari 50 jam dengan daya cadangan – cukup untuk banyak pemberhentian dari kafe ke kafe.

LONGINES HERITAGE DIVER 1967 L2.808.4.52.x


Teknisnya, jam ini bukanlah baru sejak ia diperkenalkan tahun lalu di eksibisi Basel World, tapi pada saat itu pun, jam ini sebenarnya merupakan penerbitan ulang jam penyelam dari tahun 1967. Jauh kala itu, jam menyelam mengambil inspirasi dari sistem jam pilot dengan skala menit pada bezel memutar nan diukir, tampilan yang telah direplika di sini dengan bezel merah memukau – seperti Coca Cola bagi Pepsi milik Rolex, bila Anda tahu. Penghitung kecepatan di pinggiran, walau tidak terlalu penting – penyelam mengebut? Tidak, menurut kami tidak mungkin – menambah sentuhan sporty.

Sub-dial tona silver nan asimetris menambah sedikit kesan berkarakter kala dihadapkan dengan dial hitam nan kaku. Walau tersedia juga dalam strap kulit hitam atau strap karet, kami rasa gelang besi justru akan memberi twist yang lebih seksi.

Diterbitkan di Kajian Mendalam
Melissa Kong

Online Editor

Like most people these days, Melissa tells the time with her phone. She considers serious timepieces works of art and thinks the perpetual calendar is the handiest complication to date (pun not intended). She's also a Grammar Nazi but promises not to judge if you can't tell the difference between "guilloche" and "guillotine".