Skip to main content

Cartier Mempersembahkan Tiga Jam Tangan "FINE WATCHMAKING"

Hadir dengan desain movement yang unik dan magis.

 

Setiap produk yang dirilis oleh Cartier pastinya memiliki garis, bentuk, dan sisi teknis yang kuat serta khas. Mereka terkenal dalam mengintegrasikan kompleksitas teknis ke dalam desain jam tangan yang semakin canggih, namun tetap halus.

Tahun ini, Cartier menghadirkan tiga jam tangan yang memperagakan hal tersebut dengan jelas. Cartier menampilkan jam tangan Tourbillon dengan tiga mekanisme kompleks yang menggambarkan repertoar pembuatan jam yang benar-benar klasik ini.

ROTONDE DE CARTIER ASTROMYSTÉRIEUX

Para pembuat jam di Cartier Manufacture di La Chaux-de-Fonds mengalihkan sorotan ke Astromystérieux dalam interpretasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Model ini menggabungkan tourbillon dengan garis misterius ala Cartier.

Cangkang tourbillon tidak hanya mengintegrasikan organ pengatur jam tangan, tetapi juga seluruh wheel train dari barrel hingga balance yang semuanya bernaung pada sebuah cakram safir. Long carriage pada mesin ini memastikan akurasi jarum penunjuk menit untuk menyelesaikan satu putaran putaran setiap jam.

Teknis ini menghasilkan lintasan pergerakan yang terlihat seperti jalur benda langit yang mengorbit di ruang angkasa. Seperti bintang yang tergantung di ruang hampa, tanpa hubungan yang jelas dengan mekanismenya. Bagian pemutar diatur dengan cabochon biru laut yang senada dengan warna tali kulit aligator.

ROTONDE DE CARTIER ASTROTOURBILLON

Jam tangan ini hadir dengan dial ultra-grafis, case belakang abu-abu dan angka yang berwarna perak. Karena strukturnya yang kompleks, tourbillon cocok untuk melengkapi geometri dan transparansi pada jam tangan ini.

Kereta tourbillon memiliki sumbu rotasi yang terletak di pusat gerakan. Oleh karena itu, desainnya sangat berbeda pada bagian rangkaian wheel train, dari pergerakan dua barrel hingga tampilan menit dan jam.

Rangka movement ini menampilkan angka Romawi yang sangat besar dan logo Cartier yang berperan sebagai bridge. Knop pemutar hadir dengan cabochon aventurine yang sesuai dengan warna tali kulit aligator.

ROTONDE DE CARTIER SKELETON MYSTERIOUS DOUBLE TOURBILLON

Flying tourbillon ganda yang dipasangkan pada model ini tampaknya menentang hukum gravitasi. Mekanisme magis dari tourbillon ganda yang misterius tetap sesuai dengan estetika movement misterius Cartier yang diwarisi dari jam tangan yang pertama kali dibuat pada tahun 1912. Tidak seperti tourbillon klasik, flying tourbillon ini tidak memiliki bridges pada bagian atas.

Hal ini mempengaruhi rotasi penuh dalam 60 detik dan tampak mengambang sepenuhnya di ruang angkasa, tanpa koneksi yang terlihat ke rangkaian wheel train mana pun. Ilusi menjadi lebih mencolok ketika gerbong tourbillon yang sama melakukan rotasi kedua, menyelesaikan orbit setiap lima menit. Untuk menciptakan ilusi wheel yang melayang, pembuat jam tangan di Cartier Manufacture menggunakan cakram safir, mencocokkan dimensi tourbillon untuk memberikan efek yang sempurna.

Membentang di sekitar area yang dibiarkan kosong untuk Mysterious Double Tourbillon, mereka memungkinkan tepi movement untuk terlihat. Knop pemutar hadir dengan cabochon giok yang senada dengan warna tali kulit aligator.

 


Ditulis oleh