Skip to main content

Jam Tangan G-Shock x John Mayer Ini Terjual Habis dalam Waktu 2 Menit!

Jam tangan retro-futuristik yang diidamkan oleh banyak orang.

Untuk kedua kalinya, John Mayer bekerja sama dengan situs web jam tangan Hodinkee untuk G-Shock edisi khusus yang dibuat dengan sangat indah melalui warna-warni retro yang akan menyentuh hati para pecinta jam tangan dan musisi pada khususnya. 

Sama seperti kolaborasi pertama, jam tangan ini dibedakan oleh sorotan warna yang diambil dari keyboard Casio dari tahun 1980-an. Jam tangan DW6900-PT80 tahun ini mengambil inspirasi langsung dari keyboard Casio PT-80 yang tentu saja berasal dari tahun 80-an dengan register warna merah, hijau, dan abu-abu pada tampilan “Triple Graph”.

Warna off-white, mirip dengan tuts ivory pada piano, menutupi case resin dan strap. Jam tangan  ini hadir dengan diameter 53,2 mm dan tebal 16,3 mm. Stopwatch, timer, alarm, peringatan flash, dan lampu latar afterglow melengkapi jam tangan yang sangat indah untuk dilihat ini.

Meskipun Mayer memiliki andil besar dalam desain dan inspirasi jam tangan ini, satu-satunya tempat namanya ditemukan adalah pada bagian belakang dan kemasannya. Perlu dicatat bahwa pada saat pertama jam tangan ini dirilis, langsung terjual habis antara satu atau dua menit, menurut Hypebeast, dan muncul di eBay tak lama setelah itu.

Lonjakan penjualan kembali menimbulkan pertanyaan apakah ada yang sakral lagi karena jam tangan ini, awalnya dijual seharga Rp. 2.560.000, lalu ketika mencapai pasar elektronik, dijual sekitar Rp 8.000.000-an. 

John Mayer adalah jack of all trades. Penyanyi itu merilis album rock 80-an awal tahun ini dan membuat tren fashion 80-an juga menggema di berbagai lini masyarakat. Hal ini adalah yang membawa G-SHOCK untuk hidup kembali pada era ini.  

Singkatnya, John Mayer tahu cara berpakaian dan tahu persis apa yang harus dikenakan pada pergelangan tangan. Koleksinya selalu evergreen, menarik perhatian penikmat jam dan pengagum musik di mana-mana. 

Apa yang membedakannya dari kolektor besar lainnya, katakanlah, Jay-Z dan Sylvester Stallone, adalah kemampuannya untuk menghargai keabadian karya sehari-hari, terlepas dari labelnya. Bagi Mayer, jam tangan Casio terbaru ini merupakan caranya menampilkan yang terbaik dari tahun 80-an.

 


Ditulis oleh