Skip to main content

Jonatan Christie dkk Terima Apresiasi dari Time International

Setelah berjuang dengan begitu hebatnya untuk Indonesia, para atlet badminton peraih medali di Asian Games 2018 mendapatkan apresiasi berupa jam tangan TAG Heuer.

Asian Games 2018 baru saja berakhir. Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara event olahraga terbesar empat tahunan benua Asia ini sukses menuai banyak pujian dan apresiasi dari berbagai pihak. Tak cuma soal opening dan closing ceremony yang memukau banyak mata dan meyesaki semua linimasa media sosial, para atlet Indonesia pun bertarung begitu membanggakan dengan menyabet total 31 medali emas, 24 perak dan 43 perunggu.

Salah satu cabang olahraga yang paling digilai masyarakat, badminton juga mencatatkan sejarah lewat Jonatan "Jojo" Christie, Anthony Sinisuka "Giant Killer" Ginting, duo "Minions" Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon, serta duet Muhammad Rian Ardianto dan Fajar Alfian. Keenam atlet ini membawa pulang dua emas, satu perak dan satu perunggu.

Perjuangan memang tidak pernah ada yang sia-sia. Keenam atlet tersebut menerima apresiasi atas prestasinya dari Time International dalam bentuk jam tangan TAG Heuer Carrera Calibre Heuer 01 yang diberikan langsung oleh Shannon Hartono, Wakil Presiden Time International dan Editor-in-Chief kami. Di sela-sela acara yang juga dihadiri oleh Irwan Mussry, Presiden & CEO Time International, kami sempat berbincang (dan berfoto tentunya) dengan mereka tentang performa di Asian Games 2018 dan pilihan jam tangan yang disukai. Sayang sekali Marcus berhalangan hadir pada malam apresiasi tersebut.

Berikut obrolan dengan mereka:

Bagaimana menurut Anda tentang performa secara umum tim badminton Indonesia di Asian Games kemarin?

Ginting: Menurut saya performa tim Indonesia sangat baik. Main di rumah sendiri dengan dukungan penonton yang luar biasa membuat kita semua semangat dan membantu performa kita semakin percaya diri.
Kevin: Secara keseluruhan performa Indonesia sangat baik di beregu dan perorangan. Mereka semua bermain sangat baik, di ganda putra khususnya bisa sampai all Indonesian final, luar biasa sekali.
Fajar: Kalau secara performa sangat luar biasa karena bisa melampaui target.
Rian: Performa tim Indonesia sangat bagus dan kita berhasil meraih banyak medali.
Jojo: Pastinya senang bisa bermain di depan publik sendiri, dan cukup puas dengan performa tim Indonesia di cabang badminton, kita bisa melebihi ekspektasi dengan meraih 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu.

Adakah momen yang tak terlupakan?

Jojo: Momen yang paling mengharukan adalah saat saya bisa meraih medali emas di Asian Games pertama saya dan bisa memenangkan di depan publik sendiri itu rasanya luar biasa sekali.
Rian: Waktu saya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, meski saya hanya meraih medali perak, namun Indonesia Raya berkumandang di negara kita sendiri.
Fajar: Saat final ganda putra bisa menampilkan all Indonesian final itu sangat luar biasa.
Kevin: Pastinya momen yang tidak bisa terlupakan itu saat kita bisa menciptakan all Indonesian final di ganda putra, sangat luar biasa.
Ginting: Momen pada saat saya cedera kram, meski saya harus kalah, tapi semua penonton begitu antusias memberi dukungan yang membuat saya bisa bangkit lagi di nomor perorangan.

Kapan pertama kali Anda bermain badminton?

Ginting: Waktu saya di TK, umur 5 tahun.
Kevin: Waktu umur 5 tahun.
Fajar: Kira-kira saat umur saya 5 tahun, karena mengikuti kakak saya.
Rian: Sekira kelas 3 SD, saya masih berumur 8 atau 9 tahun.
Jojo: Pertama kali bermain saat saya kelas 1 SD, kurang lebih 6 tahun.

Bagaimana Anda membagi waktu antara profesi, keluarga, dan hobi?

Jojo: Saat saya di pelatnas, ada waktu-waktu tertentu untuk libur, sebisa mungkin saya pakai untuk bertemu keluarga atau pergi keluar untuk refreshing karena hampir setiap hari saya latihan keras.
Rian: Kalau saya di waktu senggang biasanya suka bermain game dan menghubungi keluarga.
Fajar: Karena keluarga saya di Bandung, saya sempatkan sebulan sekali untuk pulang ke rumah.
Kevin: Dalam waktu senggang, saya biasanya menikmati hobi dan menyempatkan menghubungi keluarga, karena keluarga saya tinggalnya jauh dari saya.
Ginting: Kalau memang lagi ada waktu libur cukup lama, saya gunakan untuk liburan sama keluarga. Biasanya saya juga menyempatkan untuk pulang ke Bandung minimal sekali dalam sebulan.

Hari ini Time International memberikan apresiasi atas prestasi Anda, bagaimana pendapat Anda tentang jam tangan TAG Heuer tersebut?

Ginting: Saya mengucapkan terima kasih banyak atas apresiasinya kepada kita tim badminton. Sebenarnya bukan nilainya yang penting, tapi bentuk apresiasinya itu yang sangat berharga bagi kita semua, dan pastinya memacu kita semua untuk lebih berprestasi ke depannya.
Kevin: Terima kasih untuk TAG Heuer, kita senang banget bisa mendapatkan apresiasi dari brand yang ternama.
Fajar: Tentunya ini memotivasi kami untuk berprestasi lebih baik lagi ke depannya. Terima kasih untuk TAG Heuer.
Rian: Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi ini, dan manambah motivasi kami untuk berprestasi lebih baik lagi.
Jojo: Terima kasih untuk TAG Heuer, saya sangat senang sekali atas apresiasi yang diberikan. Kebetulan memang TAG Heuer adalah salah satu brand jam tangan yang saya sukai.

Bagaimana preferensi Anda dalam memilih jam tangan?

Jojo: Saya lebih suka jam tangan sporty
Rian: Saya juga memilih jam tangan sporty
Fajar: Kalau saya tergantung kebutuhannya untuk dipakai kemana, jadi bisa mencocokkan jam tangan.
Kevin: Pastinya menyesuaikan kebutuhan, tapi preferensi saya jam tangan sporty
Ginting: Saya mencocokkan dengan kegiatan saya mau pergi ke mana, berpakaian seperti apa, jadi bisa memilih mau pakai jam tangan apa.

Setelah meraih prestasi yang begitu membanggakan, apa rencana dan target Anda selanjutnya?

Ginting: Target saya pribadi semoga di akhir tahun ini bisa menembus ranking 5 besar.
Kevin: Kalau saya pribadi kepenginnya mempertahankan prestasi yang sudah saya dapat dan sebisa mungkin lebih baik dari tahun kemarin.
Fajar: Karena saya kalah dari dia (sambal menunjuk Kevin), ke depannya semoga bisa lebih baik lagi dari sekarang.
Rian: Saya pribadi kepengin bisa lebih konsisten, karena prestasi kita kemarin sempat naik turun.
Jojo: Mungkin hampir sama dengan Rian, konsistensi itu sangat penting, dan tentunya berusaha lebih semangat lagi dan menghasilkan yang terbaik untuk Indonesia.

A. Lange & Söhne Saxonia Moon Phase

A. Lange & Söhne Saxonia Moon Phase

With a stunning new black dial, the Saxonia Moon Phase is a true beauty to behold. Our preferred version is the one in pink gold, where the moonphase display is burnished in a matching tone. In the spirit of the brand, an outsize date sits at 12 o’clock, balancing the moonphase display at six o’clock. The contrasting black dial serves to make the gold pop and delivers an elegant piece of wrist candy that we could just stare at the whole night, full moon or not.
Glashütte Original Senator Excellence Panorama Date Moon Phase

Glashütte Original Senator Excellence Panorama Date Moon Phase

Yes, we’re looking at moonphase watches here but can we talk about that gorgeous sunray dial? Beautifully executed in a rich teal-blue hue, the dial is both minimalist yet show-stopping in its clean aesthetics. A moonphase display sits at 10 o’clock, while the Panorama date is opposite at four o’clock. Inside, the Calibre 36—introduced in 2016—powers the watch, enabling both the Panorama Date and moonphase display to be set via the crown.
Montblanc Star Legacy Moonphase

Montblanc Star Legacy Moonphase

One of the defining characteristics of Montblanc’s Star Legacy collection is the ‘exploding star’ guilloché pattern, which works particularly well here to draw attention to the moonphase display. This steel and gold version offers a luxe vibe that makes it a dressy watch you can take to any after-hours soiree.
Patek Philippe Ref. 5205G-013

Patek Philippe Ref. 5205G-013

As with all Patek Philippe watches, sophistication is the order of the day. This annual calendar with moonphase display features a striking blue graduated dial and white gold applied hour markers, housed within a 40mm white gold case. The day, date and month are set in an arc at the top while the new ‘three-face’ hands are coated with white lume so you can tell the time even deep into the night.
Vacheron Constantin FIFTYSIX Complete Calendar

Vacheron Constantin FIFTYSIX Complete Calendar

The poster boy of the FIFTYSIX collection, this classy ticker bears an opaline-sunburst dial with day, month and date indications, along with a moonphase display at six o’clock. Housed in an 18K pink gold case and paired with a brown Mississippiensis alligator leather strap, the FIFTYSIX Complete Calendar will likely steal the show on all counts.

Ditulis oleh

End of content

No more pages to load