Mempertahankan Status Ikon Audemars Piguet Royal Oak

Ditulis oleh

Bos complications Audemars Piguet, Michael Friedman beri tanggapan.

Michael Friedman, Head of Complications dari Audemars Piguet

Diperkenalkan pada tahun 1972, Audemars Piguet Royal Oak menulis ulang buku peraturan untuk horologi kelas atas dengan menetapkan cetak biru untuk jam tangan sport mewah modern.

Tiket Baselworld tahun 1972

Dirancang oleh mendiang - dan legendaris - Gerald Genta, peluncuran Royal Oak pada awalnya sempat diragukan karena harga yang ditetapkan sebesar 3.600 franc Swiss untuk jam dengan case baja. Tapi dipenuhi dengan keberanian dan keaslian, jam ini langsung mendulang popularitas, mulai dari permintaan dari Italia untuk sebuah jam tangan sport yang kokoh hingga akhirnya Royal Oak dengan cepat menyebar ke pasar tetangga.

Sketsa Audemars Piguet Royal Oak pada tahun 1972

Saat ini Royal Oak adalah ikon utama pembuatan jam modern - jam tangan yang begitu diminati secara global dengan permintaan yang jauh melebihi pasokan, dan yang dengan mudah menempati peringkat tiga besar jam tangan sport mewah paling terkenal sepanjang masa.

Baca juga cerita tentang Royal Oak di sini.

Tak perlu dijelaskan lebih jauh, kesuksesan Royal Oak identik dengan kesuksesan Audemars Piguet. Namun, hubungan yang sangat saling terkait antara brand dan produk jagoannya bisa saja kompleks. Dan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Audemars Piguet - seperti semua brand dengan koleksi ikonik - adalah harus membuat Royal Oak semakin didambakan hingga masa yang akan datang.

Kami berbincang dengan Michael Friedman, Head of Complications dari Audemars Piguet, untuk belajar tentang evolusi Royal Oak dan pemikirannya dalam hal menafsirkan ulang koleksi ini secara konsisten untuk dapat terus sukses.

SELALU MEMBAWA SENTUHAN MANUSIA

"Royal Oak menyatukan berbagai elemen yang mengekspresikan sejarah, warisan, dan masa depan. Meskipun dimulai sebagai desain yang luar biasa (oleh almarhum Gerald Genta), ini hanyalah permulaan.

Audemars Piguet dikenal dengan desain case rumit yang dikerjakan dengan tangan lewat teknik yang bervariasi untuk menciptakan kontras dan permainan pantulan cahaya, seperti pemolesan satin dan cermin. Apa yang dilakukan oleh para pengrajin (pembuat case, pemoles, pelapis) pada case, bezel, dan gelang Royal Oak adalah untuk membuat desain Genta menjadi kenyataan, dan merupakan pusat keberhasilan Royal Oak. Ketika pertama kali diluncurkan dalam stainless steel, material logam tidak pernah diperlakukan sedemikian rupa, dan itu membutuhkan alat, teknik, dan tingkat penguasaan baru. Aspek kerajinan jam tangan menambah daya tarik manusia dan sisi emosionalnya."

Kerangka desain Audemars Piguet Royal Oak

MEMAHAMI VERSATILITAS SEBENARNYA

"Kami berutang bagian keberhasilan Royal Oak ini kepada penerus Genta, si brilian Jaqueline Dimmier, yang menunjukkan sejauh mana koleksi itu bisa berjalan. Dia merancang model wanita pertama pada tahun 1976, model emas pertama pada tahun 1977, dan model dengan high complications pertama yang dimulai pada tahun 1984 dengan Royal Oak perpetual calendar. Royal Oak terus berevolusi pada 1990-an dan 2000-an dan hingga hari ini dengan model keramik hitam dan keramik putih kami. Seperti halnya pada tahun 1972, dibutuhkan penelitian baru, alat baru, pendekatan baru, dan energi baru untuk mencapai penyelesaian yang sempurna untuk lebih hebat dari Royal Oak kontemporer lainnya."

Iklan lawas Audemars Piguet Royal Oak

LIHAT KE DEPAN DAN BELAKANG

Tantangannya adalah untuk selalu terus bergerak maju sambil menghormati masa lalu. Royal Oak memiliki fondasi desain yang kuat. Selama bentuknya tetap menjadi kanvas untuk pekerjaan finishing yang indah dan kompleks, kami merasa kami berada di jalan yang benar.

TIDAK PERNAH MERASA DIBATASI

"Sebagai sebuah brand yang dijalankan oleh keluarga dan independen, kami bangga untuk selalu terlibat secara langsung dan konstan dengan klien kami. Mendengarkan dari berbagai perspektif itu penting dan sama sekali tidak membatasi. Yang menarik adalah bahwa Royal Oak selalu menyediakan platform untuk desain yang beragam, dan menangani selera yang berbeda sepanjang tahun.

Audemars Piguet Royal Oak Tourbillon Extra-Thin 2019

Lihatlah rilisan baru pada 2019. Ada Royal Oak 39mm dalam emas putih yang menggaungkan model asli (15202BC); sebuah interpretasi yang sangat kontemporer dari self-winding perpetual calendar dalam keramik putih dengan dial biru (26579CB, digambarkan di atas); dan jam otomatis perpetual calendar tertipis (26586IP). Pada awal tahun, kami juga merilis Royal Oak extra-thin tourbillon pertama dalam balutan keramik hitam (26522CE). Keempat model ini memiliki kaliber, material case, warna, harga dan estetika yang berbeda."

SELALU MENUNJUKKAN RESPEK

"Dalam setiap dekade sejak diperkenalkan, Royal Oak telah ditafsirkan kembali dalam model yang sangat dekat dengan aslinya, serta model yang menggabungkan ide-ide baru, bahan dan sumber inspirasi. Selama Anda memiliki pengetahuan yang jelas dan rasa hormat terhadap masa lalu, dan memiliki kesadaran budaya dan dialog yang luas, tentunya akan memandu perkembangan kreatif, estetika dan teknis saat Anda bergerak maju."

Audemars Piguet Royal Oak Selfwinding Perpetual Calendar Ultra-Thin

Diterbitkan di Informasi Terbaru
Di tag dibawah royal oak audemars piguet
Alvin Wong

Editor-in-Chief

Alvin promises not to be a douche when talking about watches. He may have scoured the Basel and Geneva watch fairs for the past 15 years, and played an instrumental role to the growth of Singapore's pioneering horological and men's lifestyle publications, but the intrepid scribe seeks to learn something new with each story he writes.  

www.crownwatchblog.com