Meneropong Ekshibisi Stellar Odyssey dari Jaeger-LeCoultre di Dubai

Jaeger-LeCoultre menyambut bulan Februari nanti dengan sebuah penghormatan terhadap fenomena astronomis yang merupakan awal mula dari teori pengukuran waktu. Dubai terpilih menjadi tuan rumah dari The Stellar Odyssey yang sebelumnya juga di kota yang sama, akan tetapi lewat acara Watches & Wonders 2022.

“Merupakan bagian penting dari misi kami di Jaeger-LeCoultre untuk berbagi rahasia di balik seni dan kerajinan pembuatan jam tangan dengan dunia yang lebih luas dengan membawa industri kami dari Vallée de Joux ke publik di seluruh dunia,” papar Catherine Rénier selaku CEO dari Jaeger-LeCoultre.

Selain menyambut fenomena astronomi yang memberikan kita teori dan pengetahuan dalam pengukuran waktu, Jaeger-LeCoultre juga menggunakan kesempatan ini untuk meluncurkan beberapa jam teranyarnya yang diberikan komplikasi ekstra dalam kecantikannya.

Reverso Hybris Mechanica Caliber 185

Merupakan salah satu lini paling terkenal dari Jaeger-LeCoultre, Reverso Hybris Mechanica Caliber 185 memiliki empat wajah yang diselipkan komplikasi esktra di dalamnya. Tidak hanya menunjukkan waktu, komplikasi moonphase serta perpetual calendar juga disematkan pada jam ini dan menambah kemewahan dalam komplikasi cantiknya.

Hybris Artistica Caliber 945

Salah satu jam tercantik yang pernah dibuat, Jaeger-LeCoultre Master Hybris Artistica Caliber 945 merupakan jam tangan yang membawa komplikasi dalam jam tangan ke tingkat yang lebih tinggi. Selain menunjukkan waktu, konstelasi pun dipamerkan secara real time melalui tampilan dial-nya yang terpampang pada jam ini.

Menyoroti aspek pengukuran waktu astronomi, Jaeger-LeCoultre mengembangkan mekanisme yang dapat menampilkan berlalunya waktu sidereal, berdasarkan bintang. Dengan durasi tepat 23 jam, 56 menit, dan 4,1 detik, satu hari sidereal ditentukan oleh rotasi Bumi yang diukur dalam kaitannya dengan bintang tetap yang lebih jauh, sedangkan hari Matahari 24 jam—waktu sipil kita—diukur oleh orbit Bumi di sekitar Matahari.

Terletak di tengah dial, kubah langit memetakan langit malam Belahan Bumi Utara seperti yang terlihat dari paralel ke-46—garis lintang rumah Jaeger-LeCoultre di Vallée de Joux—melacak posisi konstelasi secara real time.

Rendez-Vous Dazzling Shooting Star

Tampilan cantik dari Jaeger-LeCoultre Rendez-Vous Dazzling Shooting Star kembali dipertontonkan dalam dial 36 mm yang diberikan bintang jatuh di dalam komplikasi mekanisnya.

Komplikasi mekanis ini akan berjalan ketika jam digunakan, selaras dengan movement Caliber 734-nya yang menyuguhkan cadangan daya hingga 70 jam. Kecantikan dari pergerakan bintang jatuhnya ini akan muncul secara acak sebanyak empat sampai enam kali dalam satu jam, seakan muncul secara ajaib ketika dilihat.

Polaris Perpetual Calendar

Seri ini merupakan salah satu seri terfavorit dari Jaeger-LeCoultre. Yes, seri Polaris kini dipercantik dengan komplikasi Perpetual Calendar yang dipercaya tidak perlu diatur kembali kalendernya secara manual hingga tahun 2100.

Dalam paket pembelian, dua temali pun disuguhkan yang dapat menyesuaikan dengan selera pengguna. Kedua temali karet dan kulit disediakan dengan mengkombinasikannya dengan dial 42 mm yang dilingkari bezel emas 18K yang cantik dan menawan.
Semua seri ini merupakan sebuah penghormatan yang diberikan oleh Jaeger-LeCoultre terhadap fenomena astronomi yang merupakan dasar dari pencatatan dan penunjuk waktu, yang hingga sekarang dibuat sebagai dasar dari komplikasi movement yang ada pada jam tangan.


End of content

No more pages to load