Bagaimana Glashütte Original Membuat Dial Retro Cantiknya

Ditulis oleh

Benar-benar mengagumkan.

PERTAMA, TENTANG RETRO DIAL MEREKA

Dial-dial gaya retro yang dimaksud adalah yang terpasang pada lini produk Glashütte Original yang dikenal sebagai koleksi Sixties. Sesuai namanya, tampilan ini dimodelkan setelah jam tangan yang diproduksi oleh brand ini di tahun 1960-an, khususnya model yang dikenal sebagai 'Spezimatic'. Model yang menampilkan dial gaya retro berwarna adalah bagian dari seri annual edition, di mana warna yang berbeda akan diperlihatkan perdana setiap tahun. Untuk cerita ini, kami mereferensikan dial hijau milik Sixties dan Sixties Panorama Date dari 2018.

MENJAGA TETAP IN-HOUSE

Prosesnya dimulai di pabrik dial milik Glashütte Original di Pforzheim, sebuah kota yang berjarak hampir 180 km dari kantor pusat pembuatannya. Pabrik dial berakar sebagai perusahaan Th. Müller, sebuah pabrik pembuat dial yang diakuisisi oleh Swatch Group pada tahun 2006, dan kemudian diintegrasikan dengan Glashütte Original pada tahun 2012.

Memotong penampang dial German perak

AWAL YANG BERAT

Pola bertekstur yang mencolok yang Anda lihat pada dial Sixties and Sixties Panorama Date annual editions dibuat dengan menempelkan permukaan dial blank perak. Ini dilakukan dengan menggunakan tekanan 60 ton - metode yang sama yang digunakan lebih dari 50 tahun yang lalu.

Mengembos pola dial menggunakan tekanan 60 ton

MEMOTONG UKURAN

Ciri khas lain dari dial adalah tepi melengkungnya. Untuk mencapai profil ini, penampang dial perak dipotong terlebih dahulu sesuai ukuran, dengan membuat sebuah lubang untuk memberikan ruang bagi penempatan jarum jam, dan setelah itu, melewati tekanan kedua.

Melengkungkan penampang dial

KOORDINASI WARNA

Setelah mendapatkan ukuran dan profil yang tepat, penampang dial diisi dengan warna mencolok mereka. Beberapa lapisan pernis hijau diterapkan untuk mendapatkan warna daun yang sempurna. Selanjutnya, cat hitam disemprotkan dengan tangan pada perimeter dial untuk efek gradient (memudar), yang dikenal sebagai 'dégradé' finish. Karena setiap dial disemprot tangan, hasil untuk setiap dial sepenuhnya berbeda dan unik. Terakhir, dial yang sudah dipernis dipanaskan dalam tungku untuk mengatur warna.

Memotong jarum dan indeks

PENYELESAIAN AKHIR

Marka jam, indeks, dan logo brand menjadi sorotan di tahap akhir. Sebuah alat pemotong berlian presisi memotong lapisan pernis dan indeks jam, membuka pola dial dalam original German silver.

Mencetak angka warna putih (kiri), pengaplikasian lapisan Super-Luminova

Angka '3', '6', '9' dan '12', logo Glashütte Original, kata-kata 'Glashütte i/Sa' (yang merupakan singkatan dari Glashütte di Saxony) dan kata-kata 'Made in Germany' dicetak dalam pad putih. Terakhir dan tak kalah penting, Super-LumiNova diaplikasikan memakai tangan pada indeks jam untuk menyelesaikan 25 langkah proses pembuatan ini.

 

Diterbitkan di Kajian Mendalam
Alvin Wong

Editor-in-Chief

Alvin promises not to be a douche when talking about watches. He may have scoured the Basel and Geneva watch fairs for the past 15 years, and played an instrumental role to the growth of Singapore's pioneering horological and men's lifestyle publications, but the intrepid scribe seeks to learn something new with each story he writes.  

www.crownwatchblog.com