Skip to main content

FAIR COMPETITION: Jam Tangan Sport dengan Sisi Cantik

Berikut ini adalah jam tangan olahraga paling ikonis di dunia dengan pesona kewanitaan yang memukau.

Ditulis oleh Alvin Wong

AUDEMARS PIGUET Royal Oak

HOW IT STARTED

Diperkenalkan pada tahun 1972, jam tangan Royal karya Audemars Piguet mengemban status sebagai jam tangan olahraga mewah dan bonafide di dunia. Model orisinalnya hadir dalam material stainless steel dan ditawarkan seharga F 3.600 — harga yang terhitung mahal untuk sebuah jam tangan baja pada saat itu. Meski desain uniknya dengan bezel oktagonal berhiaskan sekrup tidak diterima baik oleh para kritikus pada masa peluncuran perdananya, estetika Royal Oak kini dikenal sebagai terobosan desain bahkan tak jarang disebut sebagai jam tangan olahraga terbaik sepanjang masa.

FOR YOU

Royal Oak 37 mm bermaterialkan rose gold dan baja. Dengan fitur-futur khas dari sang koleksi ikonis, jam tangan berukuran pas bagi wanita ini menampilkan sentuhan kemewahan melalui kombinasi dua metal berbeda, serta mesin mekanis yang menenagainya, yaitu movement tersohor karya Audemars Piguet: Calibre 3120 otomatis dengan power reserve 60 jam.

OMEGA Speedmaster

HOW IT STARTED

Awalnya dikembangkan sebagai bagian dari koleksi Seamaster, Speedmaster memperoleh julukan sebagai ‘Moonwatch’ ketika Buzz Aldrin mengenakannya di atas permukaan bulan (Neil Armstrong meninggalkan jam tangannya di dalam pesawat ruang angkasa, Lunar Module, sebagai cadangan bila terjadi kegagalan perhitungan elektronik) yang memberikannya kehormatan sebagai jam tangan pertama di bulan pada tahun 1962.

FOR YOU

Speedmaster 38 mm ‘Cappuccino’ dari tahun 2017. Model ini termasuk di antara jajaran penting dalam penawaran Speedmaster 38 mm. Jam ini menandai kali pertama Omega merilis sang chronograph populer dalam ukuran ini. Ditenagai oleh Calibre 3300 otomatis, jam Speedmaster 38 mm ‘Cappuccino’ hadir dalam kombinasi apik dari stainless steel dan emas Sedna 18 karat yang disempurnakan oleh dial dwiwarna dengan chronograph totalisers berbentuk oval — ciri khas dari koleksi ini.

PANERAI Luminor

HOW IT STARTED

Dikenal dengan pelindung crown menonjol dan sandwich dial yang dilengkapi numeral Arab pada setiap perempat jam, Panerai Luminor memimpin tren jam tangan olahraga berukuran besar pada awal 1990-an. Menurut catatan sejarah, Luminor lahir pada tahun 1949 — namanya terinspirasi oleh substansi yang dapat berpendar secara independen, dan pada mulanya dikreasikan sebagai sebuah evolusi dari koleksi Radiomir nan populer.

FOR YOU

Luminor Due 3 Days Automatic Acciaio (PAM755) dalam case baja berdiameter 38 mm keluaran tahun 2018. Bila Anda pernah bertanya-tanya apakah kejantanan Panerai dapat ditalkukan, PAM755 adalah jawabannya. Dengan case yang lebih kecil dan ramping membuat model ini nyaman dipakai oleh kaum wanita sembari tetap mempertahankan fitur-fitur khas dari pendahulunya. Performa jam tangan ini tidak perlu diragukan lagi berkat Calibre OP XXXIV otomatis karya Panerai yang menjadi sumber tenaganya dengan power reserve hingga tiga hari.

PATEK PHILIPPE Nautilus

HOW IT STARTED

Konon, kreator Nautilus hanya memerlukan waktu lima menit untuk mendesainnya. Estetika distingtifnya merupakan karya mendiang Gerald Genta, pria yang juga merupakan dalang di balik desain Audemars Piguet Royal Oak. Diluncurkan pada tahun 176, jam tangan yang terkenal berkat bentuk case menyerupai jendela kapal ini merupakan bagian dari upaya Patek Philippe untuk turut serta dalam tren jam tangan olahraga yang saat itu masih terbilang kategori baru di dunia horologi.

FOR YOU

Nautilus Ref. 7118/1A bermaterialkan stainless steel dengan dial biru dari tahun 2016. Jam tangan berdiameter 35,2 mm ini begitu mirip dengan model pria nan legendaris, yaitu Ref. 5711/1A-010 yang mengusung daftar tunggu ala tas Birkin meski baru-baru ini telah berhenti diproduksi. Selain dimensinya, jam tangan versi wanita ini menawarkan beberapa perbedaan signifikan dari jam tangan versi pria, seperti motif serupa gelombang pada bagian dial, indeks jam berdesain baru dan jarum tipe lanset, serta jendela tanggal yang posisinya berpindah dari di angka tiga menjadi di angka enam.

CARTIER Santos

HOW IT STARTED

Merupakan pelopor jam tangan pilot, Cartier Santos dikreasikan oleh founder sang brand, Louis Cartier, untuk temannya yang seorang aviator asal Brazil bernama Alberto Santos-Dumont pada tahun 1904 silam. Kini dikenal sebagai Santos, jam tangan ini menawarkan lugs dan temali kulit yang dikaitkan dengan buckle kecil untuk memastikannya cukup kencang terpasang dan nyaman di pergelangan tangan para pilot.

FOR YOU

Santos-Dumont bermaterialkan pink gold dengan temali aligator rilisan tahun 2019. Di antara berbagai model Santos yang dirilis pada tahun itu, model bertenaga quartz ini memperoleh suara kami karena elegansinya yang memesona. Estetika desain yang meliputi case kotak, screwed-down bezel, serta winding crown dengan cabochon biru menghadirkan nuansa sportif nan bersahaja dari model orisinalnya di tahun 1904. 

 


Ditulis oleh

End of content

No more pages to load