Penjelajah Waktu: Fakta Menarik tentang Rolex GMT-Master II dari Masa ke Masa

Ditulis oleh

Tak hanya menjadi ikon dalam hal travelling, jam tangan ini telah mengukirkan catatan sejarah di tiap waktunya.

Tanpa disadari, jam tangan mungkin adalah sebuah mesin waktu. Hal ini dikarenakan kehadirannya dapat menjadi penanda akan sebuah catatan sejarah pada tiap era. Hampir selalu ada keterkaitan sejarah dengan kemunculan model jam tangan ikonis. Salah satunya adalah Rolex GMT-Master II.  Merupakan jam tangan pertama yang memiliki fitur second time zone, seri GMT-Master tak hanya menjadi salah satu ikon inovasi Rolex namun juga dalam dunia travel.

Selain fitur dan desainnya yang menawan, mari kenali lebih mendalam Rolex GMT-Master II. Tak hanya sebagai edukasi, namun juga dapat menjadi alasan lain mengapa Anda patut memilikinya.

Era 1950-an: Inovasi dalam Dunia Aviasi

Iklan Rolex di era 1950-an

Seri GMT-Master pertama kali diluncurkan pada tahun 1955. Awalnya hanya hadir sebagai bentuk kerja sama Rolex dengan maskapai Pan American World Airways (Pan Am) yang ingin melengkapi kru pilotnya dengan sebuah jam tangan yang mempunyai fitur second time zone guna memudahkan navigasi. Versi pertama masih menggunakan bakelite bezel, karena ternyata mudah retak akhirnya pada tahun 1956 diganti dengan metal bezel. Untuk merayakan satu dekade proyek kolaborasinya, pada tahun 1959 Pan Am melakukan penerbangan tanpa henti Pan Am Jet Clipper dari New York ke Moskow dengan sang pilot mengenakan jam tangan Rolex GMT-Master sebagai alat navigasi.

Era 1980-an: Peluncuran Rolex GMT-Master II

Rolex GMT-Master II koleksi tahun 1982

Pada tahun 1982, Rolex resmi meluncurkan model GMT-Master II yang dilengkapi dengan sistem movement baru dari Rolex yang dapat mengatur jarum jam sendiri untuk disesuaikan dengan zona waktu tempat yang dituju. Selain dari segi fitur, untuk membuat perbedaan dari seri GMT-Master yang kala itu masih diproduksi, Rolex menawarkan kombinasi warna hitam dan merah pada bidirectional rotatable bezel dari jam tangan ini.

Tahun 2005-2014: Pembaruan Desain dan Komponen

Rolex GMT-Master II koleksi tahun 2013 dengan sisipan Cerachrom dua-warna dari keramik biru dan hitam dengan fitur graduasi 24-jam

Sebagai pionir akan penggunaan material ceramic, pada tahun 2005 Rolex pun mengganti alumunium bezel pada Rolex GMT-Master II dengan bahan ini. Tahun 2007 Rolex mematenkan inovasinya yang disebut “Cerachrom”.  Untuk meningkatkan tingkat kejelasan dan kemudahan untuk dibaca, Rolex menerapkan teknik baru dengan memakai bahan ceramic dalam cetakan angka lalu dilapisi secara tipis oleh emas atau platinum melalui Pengendapan Uap Fisik (Physical Vapour Deposition atau PVD). 

Tahun 2018: Wajah Terkini

Tiga model terbaru Rolex GMT-Master II, dari kiri Everose Rolesor, Oystersteel dan emas Everose 18 karat

Dalam ajang Baselworld 2018, Rolex GMT-Master II hadir dengan sistem movement dari versi teranyar calibre 3285 dalam tiga desain baru. Untuk model pertama, Rolex menggabungkan tiga elemen ikonisnya yakni material Oystersteel, dengan sebuah tali jam rantai Jubileen, dan dengan fitur graduasi 24-jam dalam sisipan Cerachrom dua warna merah dan biru yang mengingatkan kita akan versi GMT-Master tahun 1955. Turut hadir juga model dalam material emas Everose 18 karat dan Everose Rolesor yang merupakan perpaduan Oystersteel dan emas Everose 18 karat. Keduanya dilengkapi dengan sisipan Cerachrom dua-warna dari keramik hitam dan cokelat yang baru dikembangkan GMT-Master II dalam bentuk powdered rose. Ketiga model ini juga dibuat dengan black lacquer dials. Untuk Chromalight hands dan hour markers dibuat dalam 18 karat emas putih atau pink. Khusus untuk versi Oystersteel bagian 24-hour hand dilapisi dengan red lacquer.

Untuk mengetahui informasi lebih mendalam tentang Rolex GMT-Master II, Anda bisa mendapatkan edisi perdana majalah CROWN Indonesia di toko buku di kota Anda.

Diterbitkan di Kajian Mendalam