Skip to main content

JOYFUL OPULENCE: Menyingkap Makna Kebahagiaan Versi Julia Roberts dan Chopard

Menyoroti kampanye bertemakan sinema Chopard yang dibintangi oleh Julia Roberts.

Ditulis oleh Arinta Wirasto.

Apa saja yang membuat Julia Roberts begitu istimewa? Pertama, kiprahnya di dunia perfilman selama lebih dari tiga dekade (jika tidak mengenal karakter Vivian Ward dalam film Pretty Woman (1990), mungkin selama ini Anda tinggal di bawah batu). Kedua, pencapaian mengesankan yang mengantarkannya pada penghargaan bergengsi seperti Oscars dan Golden Globes. Ketiga, sisi humanis yang didemonstrasikan lewat keterlibatannya dengan UNICEF, perannya sebagai juru bicara dari perusahaan bahan bakar terbarukan Earth Biofuels, dan upaya peningkatan kesadaran terhadap Sindrom Rett (kelainan genetik pada otak). Keempat, kepribadian riang, jiwa bebas, dan elegan di antara segenap adjektif lain untuk mendeskripsikannya. Jika dilanjutkan, rasanya kami akan kehabisan jari untuk menghitungnya.

Seluruh hal ini beresonansi dengan Chopard yang menjunjung prinsip serupa dalam hal kemanusiaan, keberlanjutan, dan kebahagiaan selagi menginjeksikan visi glamor ke dalam setiap karyanya. Hubungan Chopard dan Julia dapat ditelusuri hingga tahun 2016 ketika ia menghadiri perhelatan Cannes Film Festival—mitra resmi sang brand—untuk pertama kalinya. Ketika itu, ia mengenakan kalung berlian putih dengan liontin zamrud 52,76 karat dari koleksi Haute Joaillerie. Menariknya, Julia hadir bertelanjang kaki pada ajang karpet merah festival tersebut (begitu representatif atas jiwa bebas yang ia miliki, bukan?). Seperti yang dituturkannya pada Co-President dan Artistic Director Chopard, Caroline Scheufele, “Dengan perhiasan seperti ini, saya tidak membutuhkan sepatu.”

Tak ayal, Chopard mengajak aktris kelahiran 55 tahun silam ini untuk berkolaborasi dalam film singkat bertajuk Happy Diamonds yang disutradarai oleh Xavier Dolan pada tahun 2021. Bukan kampanye biasa, film singkat ini dibuat untuk memperkenalkan reinkarnasi jam tangan Happy Sport yang perdana dilansir di tahun 1993. Iterasi Happy Sport rililsan 2021 mengusung case berdiameter 33 mm dengan tiga konfigurasi warna: versi baja, emas merah muda, atau kombinasi keduanya. Jam ini pun hadir dengan ciri khasnya, yaitu berlian berdansa yang menghiasi bagian dial Lagi pula—mengutip perkataan Caroline—berlian lebih bahagia ketika mereka dibebaskan.  

BACKSTAGE EUPHORIA

Dua tahun berselang, kini Julia kembali hadir sebagai Global Ambassador Chopard dalam kampanye bertajuk “Chopard Loves Cinema”. Sesuai namanya, kampanye yang kembali mengusung format film singkat ini mengukuhkan relasi erat kedua kolaborator dengan dunia sinema. Seri film ini terdiri dari 12 episode yang akan dirilis secara berkala dari tanggal 20 Maret 2023, bertepatan dengan Hari Kebahagiaan Internasional. Seluruh elemen film dipusatkan pada spirit positif (feel-good), layaknya percikan kebahagiaan yang ditimbulkan oleh segenap kreasi Chopard. 

Setiap episode menyingkap huru-hara pembuatan film Hollywood yang dibintangi oleh Julia dan dinarasikan dari sudut pandang seorang sutradara. Ialah James Gray, sutradara asal Amerika Serikat yang dikenal atas keahliannya menangkap emosi lewat permainan kamera, serta peraih nominasi penghargaan Palme D’or di perhelatan film Cannes untuk film Two Lovers (2008), The Immigrant (2013), dan Armageddon Time (2022). Film singkat ini menyoroti sejumlah momen di balik layar, pergerakan Julia selagi berkelakar dengan senyum sejuta dolarnya hingga memancarkan keceriaan kepada siapapun di sekitarnya. “Prinsip kehidupan terpenting yang dapat dibagi dengan sesama adalah kasih sayang.” ungkap Julia ketika ditanya mengenai nilai positif yang dijunjungnya. Tak hanya dalam format video, spontanitas Julia dalam film singkat ini turut diabadikan oleh fotografer asal Inggris, Greg Williams. 

EXQUISITE ALLURE

Terdapat sederet jam tangan dan perhiasan Chopard yang menemani Julia dalam kampanye “Chopard Loves Cinema”. Bila sebelumnya hanya berfokus pada koleksi Happy Sport dan Happy Hearts, kini sang brand turut memberi panggung kepada penawaran sarat keglamoran. Termasuk di antaranya adalah koleksi Happy Diamonds, Happy Spirit, Precious Lace, Ice Cube, Haute Joaillerie, Alpine Eagle, dan L’heure du Diamant, serta Happy Sport dan Happy Hearts yang dipilih secara khusus sebagai jimat keberuntungan oleh Julia.

Sorotan istimewa dalam kampanye ini adalah iterasi baru Happy Sport dan Happy Hearts yang diperkenalkan pada perhelatan Watches & Wonders Geneva 2023. Setelah dihidupkan kembali pada tahun 2021 silam, kini Happy Sport hadir dalam diameter 25 mm—menjadikannya versi termungil dari sang lini—dan opsi temali kulit spiral berwarna biru tua. Selain itu sang jam tetap mengusung elemen yang masih mengisyaratkan pengaruh dari pendahulunya: material stainless steel, emas merah muda etis 18 karat, berlian, atau kombinasi ketiganya, juga lima berlian berdansa di bagian dial

Berikutnya adalah koleksi Happy Hearts yang mengawinkan ornamen hati dan berlian berdansa. Kini Happy Hearts mengusung opal merah muda—ditemukan di Pegunungan Andes, Peru—dengan konstruksi dasar emas etis merah muda 18 karat. Batu opal merah muda sendiri disinyalir berfaedah menyembuhkan luka emosional. Interpretasi anyar Happy Hearts terdiri dari liontin kalung, gelang, cincin, dan anting. 

Di samping itu terdapat kreasi-kreasi perhiasan bertabur kemewahan lainnya; kalung Haute Joaillerie dengan konstruksi dasar emas putih dan kuning etis 18 karat bersertifikat fairmined—diemban Chopard sejak tahun 2018—kombinasi berlian berpotongan pir 27,04 karat, berlian berpotongan cushion 27,63 karat di sekelilingnya, dan liontin berlian kuning berpotongan cushion 100 karat; Anting Haute Joaillerie bersiluet hati dengan konstruksi dasar emas putih etis 18 karat berhiaskan berlian berpotongan brilian 28,51 karat; jam L’Heure du Diamant berkonstruksi dasar emas putih etis 18 karat dan bertahtakan berlian 7,72 karat yang serta merta mengelevasi penampilan tanpa terkesan berlebihan. Mengenai kesadaran penuh dalam berkarya, Julia berujar “Chopard adalah pencetus gerakan berkelanjutan dalam industri produk mewah. Hal ini menjadi daya pikat paling atraktif bagi saya.”

Seluruh foto dalam kampanye ini dibidik oleh Greg Williams dan fotografer editorial tersohor, Alasdair McLellan. “Menyunting hasil pemotretan adalah pekerjaan yang sangat sulit. Pasalnya Julia terlihat memesona di setiap foto dan sudah sepantasnya mendapat tempat di papan iklan!”

Klik di sini untuk #BacaDiManaAja edisi terbaru dari CROWN Indonesia


Ditulis oleh

End of content

No more pages to load