Skip to main content

QUIET CONUNDRUM: Lionel a Marca menuturkan strategi peremajaan bagi Breguet

Mengiringi langkah Lionel A. Marca dalam menghembuskan napas segar bagi brand berusia 248 tahun: Breguet.

Arinta Wirasto

Seiring merajalelanya istilah quiet luxury atau kemewahan dalam kesederhanaan di dunia mode, para fashion brand tampak merangkul kembali kode desain minimalis nan bersahaja. Di dunia horologi, desain klasik yang sarat akan kemewahan merupakan identitas yang dipegang teguh oleh sejumlah brand. Salah satu yang paling konsisten adalah Breguet dengan ragam karya dress watch sejak 248 tahun lalu.

Bahkan ketika suatu model menyuguhkan beberapa komplikasi sekaligus yang biasanya membuat dial terlihat ‘sibuk’, Breguet tetap mempertahankan elegansinya dengan desain simpel namun kaya akan detail. Bukan hanya menyandang status sebagai salah satu pionir di dunia horologi dan kreator orisinal di balik komplikasi tourbillon, Breguet senantiasa berinovasi dan menghasilkan ragam terobosan berpaten. Mulai dari guilloché dial, peredam guncangan pare-chute, hingga desain jarum dan numeral elegan yang dikenal luas dengan nama Breguet. Di balik berbagai pencapaian tersebut, terdapat kepemimpinan inspiratif yang menempatkan sang manufaktur pada posisi prestisiusnya kini. 

Ialah Abraham-Louis Breguet selaku inventor dan pendiri; Nicolas Hayek, co-founder Swatch Group yang mengakuisisi Breguet dan melanjutkan legasi sang brand; President dan mantan CEO Breguet, Mark A. Hayek; serta Lionel a Marca, pewaris tahta dan CEO Breguet sejak tahun 2021. Dengan pengalaman mumpuni dalam industri horologi, Lionel siap membawa Breguet ke arah yang lebih dinamis selagi mempertahankan autentisitasnya. Kepada CROWN Indonesia, Lionel berbagi dua tahun pertamanya bersama sang brand.

Apa yang membuat membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan Breguet?

Ketika diberi tahu mengenai posisi ini oleh keluarga Hayek, saya benar-benar ingin memahami Breguet terlebih dahulu. Tentu saja saya mengetahui tentang riwayatnya, namun belum secara mendalam. Ketika mempelajarinya, saya menemukan fakta-fakta menakjubkan tentang Abraham-Louis Breguet. Bukan hanya seorang jenius, ia merupakan seorang teknisi dan desainer yang memiliki visi avant-garde sehingga sukses menjadi pelopor pembuatan jam tangan modern. Merupakan sebuah kebanggaan untuk bergabung dengan brand berkualitas tinggi seperti Breguet dan meneruskan riwayat yang telah tertulis sejak 248 tahun silam.

Bagaimana Anda menerjemahkan pengalaman terdahulu menjadi visi baru untuk Breguet?

Gagasan saya adalah mengabadikan peninggalan Abraham-Louis Breguet dan membangun masa depan pembuatan jam tangan. Ia berjasa besar dalam menciptakan kreasi distingtif nan elegan dengan komplikasi ramah pengguna sekaligus fungsional. Saya ingin mengikuti rekam jejaknya dan memperkuat identitas setiap koleksi Breguet dengan menginjeksikan sesuatu yang berbeda, namun tetap koheren dengan sejarah sang brand.

Selama dua tahun menjabat sebagai CEO Breguet, apa saja perubahan yang telah Anda terapkan?

Kami baru saja merilis koleksi Type XX yang begitu ikonis. Ciri khas model ini terletak pada impresi lawasnya. Sedangkan untuk sejumlah koleksi lainnya, saya hanya ingin melakukan perubahan berskala kecil, alih-alih secara signifikan. Modifikasi ini mencakup tambahan komplikasi baru dan perombakan estetika. Menurut saya, Anda tidak perlu berubah semata-mata karena ingin melakukan perubahan. Strategi ini tidak berfaedah dan sering kali berujung pada hilangnya identitas suatu brand.

Adakah tantangan signifi kan yang Anda hadapi sejak mengepalai Breguet?

Tantangan pertama saya adalah mengintegrasikan proses produksi untuk mengoptimalkan kapabilitas operasional kami. Ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Ketika baru saja bergabung, seluruh tim hanya bekerja mengikuti arus dan masih terlihat ragu untuk berinisiatif. Kini hambatan tersebut telah berhasil kami atasi, namun masih banyak hal-hal lain yang harus dimaksimalkan agar seluruh aspek dapat berjalan secara mulus.

Bagaimanakah proses kreatif dan teknis di balik jam tangan Breguet? 

Kami senantiasa berinvestasi di departemen Riset & Pengembangan untuk menentukan terobosan inovatif selanjutnya. Tentunya, ide orisinal membutuhkan uji coba secara imersif dan prosesnya tidak selalu mulus. Sebagai contoh, tahun lalu kami merilis Marine Hora Mundi. Pengembangan bagian dial dilakukan dengan mengaplikasikan efek tiga dimensi secara berlapis. Proses ini memakan waktu beberapa tahun hingga mencapai formula yang tepat. Sementara, proses materialisasi akan memakan waktu sekitar 3-7 tahun lamanya, tergantung dari besar atau kecilnya skala suatu konsep. Saya juga berdiskusi dengan para ahli secara reguler untuk meninjau perkembangannya.

Adakah miskonsepsi tentang Breguet yang ingin Anda sanggah?

Anggapan bahwa kebanyakan pelanggan Breguet adalah keluarga borjuis, sudah berumur, dan bergaya konservatif. Ketika sedang berpelesir keliling

dunia, saya terkejut mengetahui betapa mudanya pelanggan Breguet. Kaum muda di Eropa memiliki keterbatasan daya beli dibandingkan dengan kaum muda di Asia. Jika dikaitkan dengan gaya berpakaian—terutama koleksi Tradition—desainnya sangat kontemporer dan sesuai untuk audiens berusia muda. 

Dengan ketatnya persaingan di industri jam tangan mewah, apakah upaya Anda untuk mempertahankan elemen kejutan pada karya Breguet?

Menurut saya, rahasia kesuksesan terletak pada konsistensi. Breguet bukanlah sebuah brand mencolok yang meraup sukses lewat publisitas. Hal tersebut bukanlah visi kami dalam pembuatan jam tangan. Atribut Breguet terletak pada penawaran berkualitas yang dibuat sepenuhnya menggunakan tangan sebagai penghormatan terhadap para artisan. Kami hanya akan merilis sebuah jam setelah proses pengujian ketat untuk memenuhi persyaratan kami.

Breguet adalah simbol keunggulan sesungguhnya. Sejak mengemban peran sebagai CEO, banyak pelanggan yang menghampiri saya secara personal untuk menyampaikan rasa bangga mereka saat mengenakan brand dengan kemampuan teknis tingkat tinggi seperti Breguet. Untuk menjawab pertanyaan Anda, Breguet terus-menerus memberi kejutan karena kami adalah satu di antara segelintir manufaktur yang diuntungkan oleh tingginya permintaan terhadap in-house craftsmanship yang selama ini kami budidayakan melalui pelatihan bagi para spesialis. Lokakarya engine-turning kami adalah yang terbesar di industri horologi. Seluruhnya adalah hal yang begitu kami banggakan.

Kira-kira, apakah yang dicari pelanggan saat ini dalam hal craftsmanship dan desain?

Pelanggan kini mencari jam tangan andal yang diproduksi oleh manufaktur berkompetensi tinggi, mudah digunakan, dan berdesain autentik. Sebagai contoh, salah satu model dalam koleksi Tradition milik Breguet memberi akses kepada sang pengguna untuk mengagumi mekanisme memesona di dalamnya melalui bagian dial. Koleksi ini diproduksi tanpa margin kesalahan lantaran seluruh komponennya yang kasatmata, sehingga kerusakan apapun akan kentara secara instan.

Tahun ini, jam tangan Breguet mana kah yang menjadi sorotan utama?

Perilisan kembali dari koleksi ikonis, Type XX. Movement jam tangan ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan yang menjadikannya rilisan terbesar kami tahun ini. Di samping itu, terdapat ekspansi dari sejumlah model lain—khususnya dalam kategori wanita—yang akan dirilis sebelum musim liburan. 2023 adalah tahun yang begitu kaya akan keberagaman bagi Breguet dengan berbagai penawaran baru dalam macam-macam koleksi.

 

Klik di sini untuk #BacaDiManaAja edisi terbaru dari CROWN Indonesia


Ditulis oleh

End of content

No more pages to load