Skip to main content

HOW TO BUY: Ragam model instrumen waktu berdesain distingtif dari Reservoir

Menyingkap ragam interpretasi instrumen waktu berdesain distingtif.

Arinta Wirasto

Konsep Reservoir berawal dari kecintaan sang pendiri, François Moreau, terhadap instrumen penghitung mekanis yang biasa terlihat pada dasbor mobil, kapal, hingga pesawat. Tak hanya menjadi acuan dari segi desain dengan estetika lawas yang khas, instrumen penghitung mekanis juga memotivasi Reservoir dalam menyuguhkan karya berperforma tinggi yang membangkitkan adrenalin—layaknya para pembalap saat melihat jarum panjang yang menelusuri susunan angka pada lingkar penghitung di dasbor mereka.

Pada tahun 2017, Reservoir merilis jam tangan perdananya yang berdesain radikal. Brand independen ini memamerkan tiga komplikasi sekaligus: jarum penanda menit 240° yang bergerak secara retrograde, jendela penunjuk jam yang mengusung mekanisme jumping hour, dan indikator power reserve. Ketiga komplikasi ini kemudian menjadi formula bagi berbagai karya Reservoir selanjutnya. Meski komplikasi jumping hour dan retrograde seolah menyederhanakan penampilan dan pergerakan pada dial, sesungguhnya mekanisme di baliknya sangat rumit. 

Untuk mempertahankan presisi, mekanisme jumping hour dibekali regulasi energi terjadwal agar dapat menenagai ‘lompatan’ setiap jam dengan tepat waktu. Sedangkan, mekanisme retrograde dibantu oleh snail cam yang menyimpan energi untuk menenagai gerakan super cepat sang jarum agar dapat kembali ke posisi semula tanpa kehilangan satu detik pun. Kompleksitas ini diwujudkan melalui modifikasi khusus terhadap basis movement ETA-2824 dengan modul eksklusif dari Télôs Watch dan LJP G100 atau LJP-L1C0 dengan modul eksklusif dari La Joux-Perret.

Kini Reservoir hadir di lebih dari 20 negara di Eropa, Amerika, Asia, dan Timur Tengah. Bahkan sejumlah kreasi Reservoir telah dinominasikan dalam ajang penghargaan bergengsi, termasuk Grand Prix d’Horlogerie de Genève. Berbekal pengakuan dari para pelaku dunia horologi, karya jam tangan Reservoir yang ditawarkan dalam kisaran harga relatif terjangkau ini pun semakin memperkuat daya tariknya. Berikut lima rekomendasi jam tangan Reservoir favorit kami.

Reservoir Airfight Titane

Koleksi Airfight menyajikan estetika khas aeronautika yang kental. Secara keseluruhan, desain dial tampak seperti salah satu instrumen penghitung pada kokpit pesawat. Berlatarkan warna hitam bertekstur, bagian dial dilengkapi oleh indeks menit berupa susunan angka bersiluet busur dan jarum menit putih berlapis SuperLumiNova®, serta jendela penunjuk jam dengan bingkai garis-garis serupa markah di landas ancang bandar udara dan indikator power reserve. Jam tangan dengan case titanium berdiameter 43 mm ini ditenagai oleh Calibre RSV-240 yang berbasis pada self-winding movement mekanis, LJP G100.

Reservoir Hydrosphere Air Gauge

Hydrosphere Air Gauge membanggakan bezel yang dapat diputar ke satu arah dengan dua indikator berbeda: merah untuk skala graduasi di bawah 45 menit; biru untuk skala graduasi di atas 45 menit. Selain itu, jam yang memiliki ketahanan air hingga kedalaman 250 meter ini turut dilengkapi oleh katup pelepas helium pada stainless steel case berdiameter 45 mm guna melindungi komponen jam di dalam air. Meskipun indeks penanda mengusung warna hitam, Anda tidak perlu khawatir karena dial putih dilengkapi oleh lapisan SuperLumiNova® yang memaksimalkan keterbacaan dalam cahaya redup. 

Reservoir Lady Longbridge

Memiliki asosiasi erat dengan dunia otomotif, tak heran bila Longbridge menjadi salah satu koleksi Reservoir paling disoroti. Meski versi pria tidak kalah menakjubkannya, kali ini kami ingin merekomendasikan Reservoir Lady Longbridge untuk para wanita pencinta gaya klasik. Hadir dalam diameter 39 mm dengan kristal safir cembung, iterasi ini masih mengusung kode desain serupa dengan kreasi Reservoir lainnya. Hanya saja, baik versi pria maupun wanita dilengkapi oleh dua batu turmalin dan safir berpotongan cabochon serupa indikator mesin dan lampu depan pada mobil. Untuk memperkuat impresi klasik, jam bermaterialkan stainless steel 316L ini dilengkapi oleh temali kulit sapi berwarna hijau terang yang berkontras apik dengan dial bernuansa krem. 

Reservoir Blake et Mortimer “By Jove !!!”

Reservoir Blake et Mortimer “By Jove !!!” mengadopsi desain dari novel grafis Blake et Mortimer karya Edgar P. Jacobs dan dirilis bertepatan dengan hari jadi ke-75 sang seri legendaris. Reservoir menempatkan karakter Francis Blake—bersebelahan dengan Philip Mortimer—pada dial dengan lengan yang berfungsi sebagai jarum menit retrograde. Terdapat pula detail lain yang dimanifestasikan lewat indeks penanda menit, indikator jam, serta balon kata “By Jove !!!”  dengan fon khas sang komik pada dial. Elemen spesial lainnya pada jam berdiameter 41,5 mm ini adalah caseback berukirkan logo dan tulisan Blake et Mortimer.  

Reservoir Sonomaster Chronograph Vintage Bi-Retrograde Black & Beige

Kami yakin, Reservoir Sonomaster Chronograph Vintage Bi-Retrograde Black & Beige merupakan iterasi paling kompleks dari sang brand. Terinspirasi dari instrumen penghitung pada sistem audio Hi-Fi, jam ini memiliki tidak hanya satu, namun dua jarum retrograde yang berfungsi sebagai indikator detik di sisi kiri dan tanggal di sisi kanan. Keistimewaan lain terletak pada dua komplikasi chronograph—perdana hadir dalam katalog Reservoir—yang terbagi oleh lingkar penghitung 30 menit di posisi angka 12 dan lingkar penghitung jam di posisi angka 6. Seiring penambahan komplikasi, jam ini pun ditenagai oleh movement berbeda dari penawaran Reservoir lainnya. Ialah Caliber RSV-Bi120 (hasil modifikasi dari LJP-L1C0) dengan cadangan daya hingga 60 jam lamanya. Jam ini dilengkapi oleh temali kulit berwarna hitam dengan detail jahitan putih di sisi kanan dan kiri. 

Klik di sini untuk #BacaDiManaAja edisi terbaru dari CROWN Indonesia


Ditulis oleh

End of content

No more pages to load