Hublot Indonesia - Ulasan Brand dan Harga

HISTORI BRAND

Hublot didirikan pada tahun 1980 oleh Carlo Crocco, seorang entrepreneur asal Italia. Merek ini dikenal karena memadukan strap karet dengan metal case berbentuk porthole. Strap yang menggunakan bahan karet alami dan tidak mudah rusak meskipun bersentuhan dengan kulit, menjadi hal yang revolusioner kala itu. Hublot membutuhkan waktu tiga tahun untuk menciptakan inovasi tersebut yang akhirnya menjadi ciri khas merek tersebut.

Pada tahun 2003, seorang genius marketing bernama Jean-Claude Biver bertemu dengan Crocco dan keduanya berkolaborasi dengan hebat. Crocco memang sedang mencari seseorang yang dapat memimpin Hublot, dan hanya dalam waktu setahun saja, Biver mendapatkan peran sebagai CEO perusahaan.

Di bawah pimpinan Biver, Hublot kemudian mengalami kebangkitan sebagai suatu perusahaan. Biver memulai karyanya dengan mengapresiasi etos kerja Hublot yang cenderung eksperimental, dan menyatukan hal tersebut dengan insting mereka yang tajam untuk mengombinasikan material dalam konsep ‘Art of Fusion’. Pada waktu yang bersamaan, Biver juga menciptakan sebuah koleksi unggulan yang disebut Big Bang. Koleksi ini mengaksentuasi desain porthole, mengombinasikan metal case dan rubber strap, menghasilkan ekspresi pribadi yang sporty dan flamboyan. Koleksi Big Bang tersebut langsung meroket, memenangkan penghargaan sebagai pembuat jam tangan dan meningkatkan jumlah penjualan jam tangan Hublot sebanyak tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2008, seorang konglomerat yang tergabung dalam LVMH Group, mengambil alih kepemilikan Hublot. Kini, merek tersebut dipimpin oleh Ricardo Guadalupe sebagai CEO, yang sebelumnya bekerja bersama Biver dan merupakan General Manager merek tersebut.

JAM TANGAN UTAMA

Big Bang Unico
Dirilis pada tahun 2013, Big Bang UNICO menandai suatu titik pencapaian bagi perjalanan Hublot dalam pembuatan jam tangan. Didasari oleh desain bergaya porthole dan strap karet yang menjadi ciri khas Hublot, jam tangan tersebut dilengkapi HUB 1242 automatic flyback chronograph movement dengan column-wheel yang menjadi penyempurnaan movement pertama yang diciptakan dan diproduksi oleh Hublot.
Masterpiece MP-5 ‘La Ferrari’
Salah satu jam tangan buatan Hublot yang paling kompleks dan berbeda, Masterpiece MP-5 ‘La Ferrari’ menggemparkan dunia watchmaking dengan desainnya yang non-konvensional dan dilengkapi fitur-fitur teknis yang luar biasa. Movement-nya yang terdiri dari 637 bagian dilengkapi dengan sebuah tourbillon pada bagian bawah dan 11 barrel yang disusun berderet menghasilkan jaminan simpanan energi selama 50 hari. Penunjuk waktu pada jam tersebut ditampilkan melalui silinder yang berotasi di sebelah kiri dan kanan barrel.
Big Bang Broderie
Pendekatan Hublot terhadap jam tangan wanita dimulai dengan ladies’ collection pertamanya di 2008, namun koleksi tersebut baru dikenal pada 2015 ketika memenangkan penghargaan ‘Best Ladies Watch Award’ pada Grand Prix d’Horlogerie Geneve melalui jam tangan Big Bang Broderie. Diciptakan berkat kolaborasi dengan sebuah perusahaan border tradisional asal Swis, Bischoff Textil, jam tangan menampilkan desain seperti sulaman pada bagian dial, bezel, dan strap karetnya.
Classic Fusion
Diluncurkan pada 2010, koleksi Classic Fusion menawarkan pendekatan estetika desain Hublot yang terinspirasi dari dunia olahraga. Dengan tetap mempertahankan bentuk case porthole dan strap karetnya, koleksi Classic Fusion menampilkan desain yang lebih ramping dan tidak seagresif Big Bang yang merupakan pilihan formal sebuah dress watch. Foto di atas adalah varian Classic Fusion 8-Day Power Reserve.

BUTIK

THE TIME PLACE
JAKARTA: Pacific Place Lt. G Unit 12A-B
Plaza Indonesia Lt. 1 No. 165-168
Plaza Senayan Lt. 1 No. 125-127

DUTA BRAND

Usain Bolt, Diego Maradona, Bernie Ecclestone, Manchester United