Pembaruan Cantik Si Ikonis Chanel J12 Dalam Ulang Tahun ke-20

Ditulis oleh

Dibutuhkan waktu lima tahun untuk merancangnya.

Dalam dunia fashion, tidak terlalu banyak brand-brand kenamaan yang berhasil mengembangkan koleksi jam tangannya menjadi sebuah watchmaking. Jam-jam tangan dari rumah fashion seperti Fendi, Gucci, Salvatore Ferragamo, dan Versace sebagian besar memenuhi syarat sebagai fashion statement, bukan sebagai haute horlogerie.

Sementara Dior, Hermès dan Louis Vuitton telah membuat langkah besar untuk bersaing dengan pemain-pemain besar, (Hermes ’Arceau de la lune sangat menonjol di tahun ini), tidak ada brand fashion yang pernah berhasil mencuat seperti Chanel dengan J12-nya. Di kalangan tertentu, J12 telah menjadi jam mewah yang didambakan dan dikenali di pergelangan tangan wanita sekelas Cartier Balon Bleu atau Rolex Datejust.

J12, yang dibuat oleh Jacques Helleu pada tahun 2000, telah menjadi ikon untuk brand asal Perancis sejak saat itu. Dan tahun ini, Arnaud Chastaingt, direktur Chanel Watch Creation Studio, telah mengungkap J12 yang terlahir kembali — hasil dari lima tahun perencanaan dan produksi.

Salah satu dari segelintir desain arloji modern yang telah menjadi ikon dan diburu para penyuka high-end fashion, Chanel J12 menandai hari jadinya yang ke-20 dengan perombakan yang halus dan substansial.

Desainnya mengalami perubahan kosmetik, dan tetap mempertahankan DNA pendahulunya, sementara pada sisi teknis, J12 dipasangkan movement baru besutan Kenissi, sebuah manufaktur jam tangan yang juga menyuplai movement untuk Tudor.

Movement yang dipakai J12 adalah calibre 12.1, yang merupakan keluarga dari movement MT5660 milik Tudor. Movement ini bersertifikasi COSC, beroperasi pada 4Hz dan mempunyai power reserve sampai 70 jam.

Chanel memiliki 20% saham di Kenissi, dengan sisanya dimiliki oleh Tudor dan grup Swiss-Prancis yang memproduksi komponen untuk industri arloji. Manufaktur jam asal Jenewa tersebut akan meresmikan fasilitas produksi besar baru di Le Locle pada tahun 2021.

Desain ulang J12 dikomandoi oleh Arnaud yang terutama berfokus pada dial. Meskipun ukuran case tidak berubah pada 38mm, case ini sedikit lebih tebal untuk mengakomodasi movement baru. Yang terpenting, case jam ini sekarang seluruhnya terbuat dari keramik. Dan untuk mencocokkan dengan case baru, tautan bracelet sedikit lebih panjang.

Penampang dial diperlebar, sehingga memberikan wajah yang lebih besar. Demi mengedepankan fungsionalitas, jenis huruf yang digunakan untuk angka-angka telah dirampingkan, dan garis tepi dial yang khas dibuat lebih menonjol.

Takik di tepi bezel meningkat dari 30 menjadi 40, sementara ketinggian screw-down crown dipotong sepertiga dari pendahulunya, kedua perubahan tersebut dimaksudkan untuk memberi J12 karakter yang lebih halus. Untuk tetap mempertahankan tradisi, J12 baru datang dengan pilihan case keramik hitam dan putih, dengan bracelet yang disesuaikan.

Kedua model tersedia dengan marker atau penanda jam dan jarum jam dalam pilihan warna kontras, atau dalam warna senada untuk mencocokkan dengan case sebagai J12 Phantom.

Diterbitkan di Ulasan Brand
Di tag dibawah chanel