Ulasan TAG Heuer Carbon

Ditulis oleh

Ini adalah soal kemaskulinan.

Kami juga bertanya-tanya mengapa hal ini memakan waktu begitu lama. Material karbon dalam jam tangan telah menjadi pilihan top bagi para brand yang ingin menginfus kesan atletis dan kualitas tahan banting yang dipenuhi testosteron untuk koleksi sports mereka. TAG Heuer merupakan salah satu brand yang menyadari penuh akan hal ini, dan ini bisa dilihat di Aquaracer yang menampilkan karbon cachet pada koleksi terbarunya.

Sekarang, material ajaib ini juga telah dihadirkan di koleksi Carrera yang legendaris, yang dipercayai oleh penggemarnya sebagai koleksi paling ikonik dalam jajaran portofolio TAG Heuer. Terdapat tiga opsi, termasuk Carrera Carbon Tourbillon Phantom, yang ditenagai oleh Calber Heuer 02T bersertifikat COSC. Tapi di sini, kami akan fokus pada dua model chronograph—satu dengan red gold dan satunya lagi dengan aksen biru, masing-masing terbatas pada 350 dan 750 buah saja.

Kedua jam tangan ini akan mendominasi pergelangan tangan Anda dengan bobot dan kehadirannya. Case berdiameter 43 mm menampilkan bezel karbon yang diukir dengan skala tachymeter di atasnya—gimmick utama dari jam tangan ini—dan openworked dial yang dibingkai menyerupai TAG Heuer Carrera Heuer-01 Chronograph.

Versi rose gold tentunya lebih menyedot perhatian dengan keanggunannya dan lugs, sub-dial, jarum jam dan indeks yang terbuat dari bahan yang sama. Pada saat yang sama, versi 'biru' (dinamakan demikian berkat warna tersebut yang diimbuhkan pada jarum jam di central count dan 60-second sub-dial), tidak bisa diacuhkan. Memancarkan sisi ‘gelap’, jam tangan ini terkesan misterius sekaligus bertenaga.

Di dalamnya, TAG Heuer Carrera Carbon Chronograph ditenagai oleh Calibre Heuer 02, movement yang mengusung skema column wheel-controlled automatic chronograph dengan power reserve hingga 80 jam. Sedikit trivia mengenai Calibre ini: Calibre Heuer 02 berdasarkan movement vintage Heuer dari tahun 1969, yang disebut CH80. Baru diperkenalkan baru-baru ini, movement ini merupakan mekanisme yang sama yang memotori chronograph Autavia teranyar.

Sejarah dan evolusi Carrera terjalin erat dengan TAG Heuer—konsepsinya pada 1963 dapat ditelusuri pertama kepada Jack Heuer, cicit leluhur pendiri yang merancang model pertamanya. Sejak saat itu, Carrera telah hadir dalam segala varian references, dari basic chronograph hingga jam tangan pintar dan tourbillon terbaik. Kini, Carrera Carbon menambahkan lapisan terbaru ke permadani koleksi yang kaya ini.

Case

43mm Black PVD stainless steel, carbon fixed bezel dengan tachymeter scale

Dial

Black dial with rose-gold- atau rhodium-plated minute dan hour counters

Movement

TAG Heuer Calibre Heuer 02 manufacture movement

Bracelet/Strap

Black rubber

Fungsi

Hours, minutes, seconds, chronograph

Power Reserve

80 hours

Price

Rp 131,285,000 (biru, terbatas 750 pieces)

Rp 165,770,000 (rose gold, terbatas 350 pieces)

Di tag dibawah tag heuer carrera
Alvin Wong

Editor-in-Chief

Alvin promises not to be a douche when talking about watches. He may have scoured the Basel and Geneva watch fairs for the past 15 years, and played an instrumental role to the growth of Singapore's pioneering horological and men's lifestyle publications, but the intrepid scribe seeks to learn something new with each story he writes.  

www.crownwatchblog.com
Selanjutnya di kategori ini: Monaco Merah Meriah