Skip to main content

Tissot Indonesia - Review Brand dan Harga

HISTORI BRAND

Pada tahun 1853, duo ayah dan anak Charles-Félicien Tissot dan Charles-Emile Tissot mendirikan toko yang sekarang kita kenal dengan nama Tissot. Dulunya, Tissot adalah suatu komunitas para spesialis yang bekerja secara independen untuk memproduksi berbagai bagian jam tangan, yang kemudian dirakit menjadi jam saku, jam liontin, dan arloji yang dijual di toko milik mereka.

Pada akhir tahun 1917, perusahaan tersebut berkembang menjadi sebuah pabrik yang memproduksi movement blanks, dan kemudian bergabung dengan Omega untuk membentuk Société Suisse pour l’Industrie Horlogère (SSIH)—asosiasi produsen jam tangan Switzerland yang pertama.

Ketika krisis quartz melanda di tahun 1970, almarhum Nicolas G. Hayek menyarankan adanya merger dari kelompok-kelompok utama produsen jam. Maka SSIH, bersama dengan ASUAG (kelompok produsen sistem movement dan component blanks), bergabung membentuk Swiss Corporation for Microelectronics and Watchmaking Industries Ltd, yang kemudian dikenal sebagai The Swatch Group di tahun 1998.

JAM TANGAN UTAMA

BUTIK

JAKARTA: Grand Indonesia Lt. 1 WM-1#02

                 Plaza Indonesia Lt.2 E24A

DUTA BRAND

Tony Parker, Liu Yifei, Virat Kohli, Deepika Padukone, Huang Xiaoming, Jorge Lorenzo, Bradley Smith, Stefan Bradl, Nicky Haydn, Thomas Lüthi, Tito Rabat