Ulasan Brand dan Harga IWC

HISTORI BRAND

Bak perkawinan silang antara warisan Amerika dan Swiss, International Watch Company (IWC) didirikan pada tahun 1868 oleh seorang ahli arloji asal Boston; Florentine Ariosto Jones di Schaffhausen. Jones ingin memadukan teknik produksi Amerika yang bersifat progresif dengan kepiawaian teknis khas Swiss.

Pada tahun 1885, IWC memperkenalkan inovasi jam saku mereka, Pallweber yang dilengkapi dengan digital display canggih yang menampilkan keterangan jam dan menit. Lalu kemudian pada akhir abad ke 19, mereka meluncurkan koleksi jam tangan pertama dengan fitur 64-calibre ladies’ pocket watch movement.

Pada tahun 1936, IWC meluncurkan Special Pilot’s Watch yang pertama berfitur rotating bezel dengan arrowhead index dan antimagnetic escapement. Tiga tahun kemudian, dua orang importir asal Portugal memesan satu set jam tangan dengan tingkat presisi sekelas marine chronometer. Jam tangan Portuguese tersebut (sekarang dikenal dengan nama Portugieser) diproduksi dengan 74-calibre hunter pocket watch movement dalam sebuah case jam tangan.

Empat belas tahun kemudian, direktur teknis IWC yang bernama Albert Pellaton mendesain fitur 85 calibre yang dipasangkan pada sistem automatic winding mechanism milik IWC, sebelum akhirnya di tahun 1955 meluncurkan Ingenieur berfitur self-winding. Pada tahun yang sama, Hans Ernst Homberger menjadi pemilik swasta IWC yang terakhir, sebelum akhirnya diambil alih oleh perusahaan perakit instrument asal Jerman, VDO Adolf Schindling AG di tahun 1978.
Sebagai peringatan 125 tahun perusahaan, IWC memproduksi 125 buah jam tangan mekanis yang paling kompleks di dunia pada masanya dalam edisi terbatas. Jam tangan tersebut dilengkapi dengan sebuah tourbillon, minute repeater dan kalender perpetual.
Pada tahun 2000, Richemont group mengakuisisi IWC dan menjadi pemilik sah perusahaan tersebut hingga sekarang.

JAM TANGAN UTAMA

Pilot’s Watch
Diperkenalkan tahun 1936, koleksi ini langsung terkenal karena tampilannya yang terinspirasi dari sebuah instrumen dan menyuguhkan inspirasi atas terciptanya jam tangan Mark 11 yang dirancang untuk Royal Air Force Inggris.
Portugieser
Portugieser diluncurkan tahun 1939 atas permintaan dua pebisnis asal Portugal yang menginginkan tingkat presisi sekelas marine chronometer pada jam tangan mereka. Koleksi ini sangat terkenal berkat ukuran case mereka yang lebih besar dari rata-rata pada masanya.
Ingenieur
Sebuah koleksi yang terinspirasi dari dunia otomotif, jam tangan Ingenieur mempunyai fitur anti magnetis dan dirancang bagi para ahli yang bekerja di lingkungan bermedan magnet kuat.
Da Vinci
Merupakan sebuah persembahan untuk seniman agung Leonardo Da Vinci, koleksi ini menampilkan inovasi tercanggih pada masanya, termasuk arloji dalam sebuah case berteknologi tinggi berbahan keramik berwarna.
Portofino
Dinamakan dari sebuah desa nelayan dekat Genoa, koleksi Portofino diluncurkan di akhir tahun 1970-an sebagai sebuah jam tangan bergaya jam saku yang klasik dan sederhana.

BUTIK

THE TIME PLACE
JAKARTA: Pacific Place Lt. G Unit 12A-B
Plaza Indonesia Lt. 1 #165-168
Plaza Senayan Lt. 1 #125
SURABAYA: Plaza Tunjungan 4 Lt. UG #14-16

INTime
JAKARTA: Senayan City Unit G-38
BALI: Mal Bali Galeria Lt. 1 Unit #1B-47

DUTA BRAND

Nico Rosberg, Lewis Hamilton, Adriana Lima, Karolina Kurkova